Senin, 18 Maret 2013

SEPINTAS IDE

PIKIRAN JAHAT


Ada lara yang kau tancapkan.
Menyebarkan benih-benih kebencian.
Tumbuh dan berkembang.
Berbuah balas dendam.

Akar kebusukan telah terjuntai.
Dengan kelicikan, dirimu telah ku jerat
Akan ku genggam erat.
Dan ku ikat kuat.
Segera ku lancarkan rencana jahat.

Aksara manisku berubah licik,
penuh ide picik.
Diam-diam rangkaikan rayuan,
penuh kebohongan.

Otakku kini sedang memutar rencana.
Apa yang akan aku lakukan selanjutnya?
Muak aku melihat senyumnya.
Ingin rasa ku sunat lisannya.

Ah, aku tau.
Secara tiba-tiba ku serang dirimu dengan kenyataan,
yang bisa jadi membuatmu jantungan.
Ku eksekusi segala bualanmu.
Ku mutilasi tingkah polahmu.

Ku pandangi dirimu yang terpaku.
Terdiam bisu layaknya patung.
Mata teduhmu memancarkan keterkejutan.
Wajah manismu pucat pasi.
Ketakutan seperti melihat hantu.

Aku senang bukan kepalang.
Rencanaku berjalan lancar.
Orang sepertimu pantasnya ditendang ke tong sampah.
Buangan terakhir untuk seorang pembual.
Kini dendamku terbalas.
Aku pun tersenyum puas.



KIKY, Sijhih City, 19 Maret 2013



Tidak ada komentar:

Posting Komentar