Malam bercerita.
Bagaimana langit yang ingin ku pinjam tiba-tiba menangis.
Apakah aku salah?
Ataukah menyakitinya?
Hanya karena ingin ku goreskan lukisan sederhana di kanvasnya.
Ataukah dia cemburu?
Karena ku sandingkan lukisan wajah kekasihku dengan bintangnya.
Langit tak menjawab.
Bulir-bulir keresahan merintik.
Sunyi senyap.
Aku terdiam.
Perlahan ku tinggalkan pelataran malam,
dan dengan rasa yang masih ku genggam.
keren loch kak:)
BalasHapus