Sabtu, 09 Maret 2013
PUISI KREATIF II
--- Sulit Ku Tela'ah amarahmu ---
Keluar aksara seperti muntahan lahar
panas membara
mendekatpun ku enggan
itulah segalanya mencuat tak begitu saja jika tak ada pemicunya
Beranda jiwa serta otakku telah penuh dengan isi amarahmu
kemana kan kudinginkan hatimu itu
ah terlihat sulit
biarlah ku menghindar sejauh mungkin
- Liana Amadea -
Karya ( Epay Yankovic - Liana Amadea - Sunyi Jiwa - Firyal Kiky ) from Facebook
November ceria
kini menjelma serpihan cerita
tiada lagi bait-bait cinta
semua semu menguap begitu saja
mimpi indah patah di ranting-ranting cemara
tertiup angin kembara ke angkasa
entah di belahan mana
tersembunyi kata bahagia (Sunyi Jiwa)
dan serpihan itu kucoba menanta ulang
tetapi kuragu dan amat meragu
dimana kisah itu tlah menjerat jiwaku bertahan dalam ketidak pastian
kini asaku makin menguncup asapun tak pernah berkibar (Liana)
Biarkan unggun menyala di sudut sepimu yang gigil
lembut tersebut namamu kupanggil
genapilah bagianku yang ganjil
menjelma sebagai terindah di duniaku yang kecil (Sunyi Jiwa)
Kesedihan yang melanda jiwa ini harus kuakhiri
aku inginkan sebuah rasa bahagia menaungi relung hati ini
sebuah rasa yang sama engkau rasakan (Liana)
Ku sempat tak menyadari sorot tajam binar matanya
membuat simpul hati ini mengurai dan bersatu dalam rasa suka ku
seperti dapat mengalahkan rasa sakit ini
Ketika bait-baitnya mengurai tawa
Ketika sapa cintanya mulai mengalir
kurasakan kini seperti dapat menyembuhkan rasa sakit yang menderaku sejak lama (Liana)
Jika saja kudapatkan lagi kesempatan
kan ku tata kembali serpihan nada bait miliknya
ku tahu ini tak mungkin
Setidaknya ku dapat mengatakan bahwa bait nada milikmu
Pernah tertata rapih di jantungku (Epay)
Walau tiada indah tetap mempunyai arti mendalam buat ku gubah
itulah bait nada milikmu
melenakan, menghujam dan membuat simpul hati ini terikat
adakah kudapatkan bait bait itu lagi (Liana)
Tapi tak mungkin aku akan terus terpaku
masih banyak nada lain yang menungguku
saatnya ku lipat kenangan tentangmu
kan kukemas rapi
agar aku slalu ingat bahwa pernah bersamamu (Firyall)
Jangan engkau lenakan dirimu oleh sajak miliku
Semua tak akan membuat jiwamu sepenuhnya kumiliki
Kusadari kelemahan diri ini
Apalah arti semua nada yang tak tertata penuh makna bagiku
Lupakanlah aku
Biarku simpan saja serpihan nada sumbang milikku ini ke pelataran jantung milkiku sendiri
Dan jangan mengingatku kembali
Biarku lapangkan langkah ini tanpa dirimu (Epay)
Malam
kelam
angan melayang
bayangmu pun menghilang
aku ingin pulang
kembali ke rumah sepiku
bermain dengan aksara milikku
hanya milikki (Firyal)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

waw kreatiiiiffff
BalasHapus