Rabu, 25 September 2013

Kadang

Kadang

Jika saja ku tahu kejadiannya seperti ini
Mungkin lebih baik aku diam menyepi
Itu lebih baik, dan tak akan mengungkap kebenaran ini
Tapi ku terkadang tersiksa sendiri

Rindu.......... engkau jauh berubah kini
Dan akupun semakin terluka akan hal ini
Hanya pandangi bias sinar rembulan yang menghampiri
Lepaskan desah resah serta air mata di pipi

Karya : Nindy Tara Agiel

Curhatanku

Curhatanku

Tak sepanjang untaian aksaranya yang saling berkaitan
Aku tetaplah disini berbalut rindu yang membelenggu
Ikatan ini terasa kuat
Adakah dia mengingatku, kala ku lantunkan beberapa bait singkat untuknya

Karya : Revi Yankovich

HATI INI

HATI INI

Jadikan namaku aksara agar tersimpan di hatimu kini
Aku hampir terhempas badai yang tak lagi sunyi
Semua terasa menghampar gelisah jika kau tak ada disini
Aku menantikan sajak dirimu yang tak lagi berbalut sepi

By : Revi Yankovich

** AKU **

** AKU **

Aku ingin buat sajak tentang kamu.
Tapi aku tak mampu.
Lidahku terasa kelu.
Apalagi untuk melagu.

Aku hanya ingin diam terpaku.
Tapi ku tak ingin berdiam di terbelenggu.
Aku hanya ingin diam termanggu.
Tapi aku tak ingin duduk di tepi ragu.

By : Epay Yankovic

Tentang Kita

Tentang Kita

Jelang mentari berjalan di atas kepala
Banyak putaran kata berhias
Seperti tarian ejekan atau pujian
Entahlah mana yang harus ku saring

Dirimu disana berkelam sepi
Aku disini berkubang kegelisahan
Jika saja bisa ku padukan
Ku inginkan sebuah nyanyian rindu tentang kita

Karya : Nindy Tara Agiel

Terasa

Terasa

Kecerianku hanya sebatas sunggingan senyum.
Dan terkadang terasa hambar jika ku terbalut sepi.
Dia yang disana memang mengerti tentangku.
Tapi apakah sedemikian?

Rajukan malam terhampar tumpah ruah diberanda sunyi.
Ingin segera kuhampiri pagi, agar kerinduan ini cair.
Duhai pemilik hati ini.
Adakah ia mengerti tentang kidung malam yang kerap kulagukan

karya : Nindy Tara Agiel Stabat City Maret 2013

Angin Senja

Angin Senja

Duhai angin senja.
Datanglah, biaskan gundah hati yang lara.
Imaji kan satu rasa yang ada.
Ku inginkan satu kesempatan, walau sekali saja.

Datanglah wahai kerinduan yang t'lah lama terpenjara.
Ku ingin rasakan kerjap yang ada.
Bawalah ku kepelataran jingga
Bersama semua gelora asmara

Karya : Nindy Tara Agiel Stabat City North Sumatera

Aroma

Aroma

Nikmati aroma khas kopi pekat
benak berputar menncari jasad pena yang ku tinggalkan
pandangi kilau guratan sahabat
seakan memanggil hasrat
namun ku tak dapat menuju satu titik ekspresi
karena pikiran menguncup
: Bagai bunga layu.

-  Epay Yankovic -

Kebayoran Lama, 01 08 2013 , 23:22 WIB

Hati Kita Laksana Bunga

Hati Kita Laksana Bunga

Jika namaku tertera bak kuntum bunga ujarmu mantap
ku tak ingin rajuk ini
bukan kah engkau suka kesederhanaan?

Maaf bila ku terlalu naif mengisafi ini
biarku tumbuhkan kelopak hati ini, agar bermekaran di taman hatimu
dan ku beri satu isyarat, untuk Mengejar asa yang menggoda riuh hati kita.

karya Liana Amadea

BILA --- Bagian I

BILA --- Bagian I

Mengapa rajahmu kini terasa meredup
dimana ku dapatkan lagi tajamnya pena mayamu?
tatkala ku luahkan goresan penaku malam ini
hanya ada sepi disini, tanpa ku tahu arti diammu.

By : Epay Yankovic poem Kebayoran Lama 31 Juli 2013
— bersama Nihaya Alhob.

TAK HARUS


TAK HARUS

Tak harus pandai dalam menelaah lipatan aksara
Tak harus pusing dalam menyunting tanya dalam hatimu
Meskikah ku daur ulang semuanya agar engkau mengerti?
Padahal telah tertera satu nama meski banyak ku pelintir aksaranya

Satu masa telah kulewati dan mungkin hampir habis
Duniaku bak benang kusut, sulit terurai
Otakku hampir miring memikirkan semuanya
Tertawapun masih menyimpan tanda tanya dalam hati

Ini bukan puisi yang harus di cerna otakmu
Ini bukan jargon-jargon hebat milikmu
Ini bukan majas yang memusingkan pembaca
Mungkin juga ini hanya satu fragmen buat pribadi

Ogut - Epay Yankovic Kamar Atas 24 Maret 2013

KATA

KATA

Setiap saat 'indahnya' ceruk caci halus akan terus melanda.
Bukannya ku tak pahami arti dari semuanya.
Engkau sudutkan hatiku, tanpa ada penjelasan buatku membela.
Semua tak mungkin ku hindari belenggu nya.

Habiskan jutaan kata.
Mungkin saja, semua.
Tak akan terhitung di benak, sepertinya ia.
Tolong jauhkan saja guratan nama ini di beranda.

- Epay Yankovic - KEBAYORAN LAMA 24-03-2013

Saat ku tak ada kesempatan --- bagian II

Saat ku tak ada kesempatan --- bagian II

Akh terlalu naif mencerna sesuatu tanpa dilihat duduk perkaranya
ku tak pernah merendahkan siapapun dengan guratan ini
adakah satu jarak buatmu agar terlihat paling indah
ku tak butuh kerjapan sesaat yang ternyata menyesatkan.

Saat seperti ini memang ada dalam benak
gurauan berawal keindahan akan tergusur dengan rasa dengki
laju aksara parau akan melibasnya
akh seperti tak ada kesempatan lagi buat ku urai.

- Epay Yankovic -
BARUSAN

Ditepian asa berbalut sepi
ayunkan langkah bersahaja tak lagi sunyi
redam emosi
akan tercipta sebuah aksara keruh yang belum dilumasi fikiran berbalut nurani.

Entah ini syair gila penuh sensasi
ataukah sebuah dilematis yang kutulis kembali
semua berpulang pada fikiran sendiri
jadi tak perlu mendramatisir syairku lagi, itu pintaku disini.

- Epay Yankovic -